Penipuan Lowongan Kerja Yang Harus Kita Waspadai

Tidak banyak orang ketahui, penipuan lowongan kerja saat ini sedang marak terjadi. Pekerjaan yang menghasilkan uang memang menjadi salah satu tujuan hidup yang harus dicapai dalam kehidupan seseorang. Selain keperluan untuk menyambung hidup di masa depan, pekerjaan pun zaman sekarang seakan sudah menjadi tolak ukur tinggi rendahnya derajat seseorang dimata masyarakat.

Tidak sedikit banyak orang yang merasa frustasi dan putus asa dikarenakan tidak mempunyai pekerjaan, yang akhirnya merasa selalu dikucilkan dan tidak dianggap di lingkungan masyarakat. Padahal kalau dalam ajaran Islam, derajat seseorang bukan dinilai dari fisik, harta, tahta maupun jabatan. Tapi Islam mengajarkan kita bahwa tinggi rendahnya derajat seseorang diukur dari kualitas Taqwa, mengikuti segala perintah Allah dan selalu menjauhi larangan-Nya.

Berbicara lagi masalah pekerjaan, berbagai cara pasti dilakukan oleh seseorang untuk mendapatkan pekerjaan yang menjanjikan. Mulai dari menyogok HRD atau orang dalem, membuat dokumen palsu hingga bermain dengan hal-hal yang berbau mistis.

Tapi tidak sedikit juga orang-orang yang selalu bermain bersih, berusaha mencari pekerjaan dengan cara yang halal agar hasilnya pun halal dan berkah. Mencari informasi loker dari teman sekitar ataupun searching melalui media cetak dan media masa. Tapi ternyata banyak orang di luar sana yang tidak bertanggung jawab demi mencari keuntungan semata.

Salah satu contohnya adalah informasi lowongan pekerjaan dengan iming-iming gaji diatas rata-rata UMR / UMK, padahal sejatinya itu adalah penipuan berkedok lowongan kerja

Baca juga: Daftar Gaji UMR Jawa Barat Terbaru 2017

Serta berbagai iming-iming lainnya yang penting bisa menggaet banyak calon korban. Ada yang menjadikan pelamar menjadi seorang sales dari pintu ke pintu hingga yang hanya memeras uang para korbannya dengan alasan uang administrasi.

Walaupun seperti itu, tetap ada beberapa yayasan yang memang benar-benar menyalurkan calon pekerja ke industri atau perusahaan.

Berikut beberapa kejadian tentang penipuan lowongan kerja yang kebenarannya patut Kita waspadai:

Pendaftaran Calon Pelamar Melalui SMS, WA dan sejenisnya

Perlu Kita ketahui, perusahaan atau yayasan yang memang benar-benar menyalurkan calon pekerja, biasanya memposting loker atau lowongan pekerjaan melalui website atau media sosial resmi milik mereka. Jadi jika Anda tiba-tiba menerima SMS lowongan kerja, dengan iming-iming gaji yang tinggi, maka hal ini patut diwaspadai.

Lowongan Untuk Berbagai Banyak Posisi

Poin ini sebetulnya tidak sepenuhnya dari penipu, banyak perusahaan baru atau perusahaan retail yang memang sering sekali membutuhkan banyak pekerja.

Baca juga: Lowongan Kerja di Indomaret Bekasi Terbaru 2017

Tapi jika kita mendapatkan informasi loker dari perusahaan yang tidak jelas atau penyaluran untuk perusahaan yang tidak semestinya tidak membutuhkan banyak pekerja, maka hal ini harus kita curigai.

Menawarkan Gaji dan Tunjangan yang Tidak Wajar

Banyak penawaran lowongan kerja yang menawarkan gaji tidak wajar dan tidak masuk akal. Misalnya gaji diatas gaji UMR / UMK, padahal jika dipikir lebih jauh, pekerjaan dengan gaji segitu tidak perlu disebarluaskan juga sudah pasti banyak yang nyari. Jadi intinya, carilah pekerjaan dengan gaji yang sesuai dengan UMR / UMK atau sesuai dengan job desk pekerjaan tersebut.

Persyaratan Pelamar, Lokasi dan Nama Perusahaan

Pernahkah mendapatkan SMS seperti ini?

Penipuan Lowongan Kerja Yang Wajib Kita Waspadai
Penipuan Lowongan Kerja Yang Wajib Kita Waspadai

Poin pertama coba perhatikan, alamat perusahaan atau yayasan tersebut?

Alamat di atas pernah Kami kunjungi, dan ternyata dugaan Kami benar. Tempat itu berlokasi di Ruko yang tidak sesuai dengan iming-iming seperti poin yang sudah dibahas di atas.

Poin kedua, silahkan Anda lihat pada persyaratan calon pelamar. Persyaratan untuk menjadi karyawan seakan-akan tidak memberatkan pada calon korban, SKCK (jika ada), Surat Dokter (jika ada), dll. Perusahaan zaman sekarang sudah jelas sekali tidak bisa sembarangan menerima calon karyawannya, harus melalui seleksi yang ketat untuk mendapatkan tipe karyawan yang diharapkan.

Kesimpulan:

Sebetulnya masih banyak sekali modus-modus penipuan lowongan kerja atau penipuan loker lainnya. Dengan adanya artikel ini, Kami berharap tidak ada lagi korban-korban selanjutnya.

Jika ada tambahan silahkan tambahkan di kolom komentar.

Note: Kejadian ini asli dialami oleh penulis

Share this:

You May Also Like

6 Comments

  1. Hum, sblmnya saya prnh juga menerima email penipuan yang berkedok panggilan wawancara kerja. Jadi sebelumx saya melihat infonya pada website lalu mengirimkan berkas lamaran saya ke alamat yg dituju. Beberapa minggu kemudian, saya mendapat email kalo berkas lamaran saya lolos dan berhak untuk wawancara kerja di kantor pusat Jakarta. Mslhx saya domisili Makassar. Dan yg mencurigakan adalah adanya lampiran di email mengenai pihak travel yg harus dihbgi untuk membelikan tiket, akomodasi hotel, dan menjempt di bandara. Dan tentu hrs transfer uang dulu ke Pihak Travel. Lalu ada kalimat semua biaya yg dikeluarkan unt wawancara akan diganti saat sudah tiba di perusahaan. Jadi ini jelas penipuan.. yg bekerja sama dgn pihak travel yg mungkin abal-abal.

    Kalo ada yg sampai terjerat kasian sekali jadinya. Lg butuh kerja, malah harus kena tipu *hiks

    1. Iya, hati-hati aja. Zaman sekarang lebih banyak pihak yg tidak bertanggung jawab demi mencari keuntungan semata 🙂

  2. Selamay sore .saya tadik.daftar kerja di salah satu perusahaan PT.C Kencana.saya dapat lowker di internet.pas saya ke kantorx untuk interview ehh malah dia minta uang 600 ribu. Bagaimana tanggapan anda mengenai ini?? Minta masukanx.terima kasih

    1. Hai Yospin pabate.
      Semua lowongan kerja resmi dari perusahaan yang membutuhkannya langsung, itu tidak akan dipungut biaya sepeserpun. Terkecuali jika sudah diterima dan tanda-tangan kontrak kerja, biasanya akan ada pembayaran adminstratif untuk pembelian materai dan sebagainya. Jika melihat dari kasus seperti di atas, itu biasanya hanya merupakan pihak agency/yayasan.
      Jadi saran Kami jika menemukan lowongan kerja yang memungut biaya padahal baru tahap interview atau tes psikotest, lebih baik jangan dilanjutkan dan disarankan mencari lowongan pekerjaan yang resmi. Sudah banyak calon pelamar yang merasa tertipu mengikuti lowongan kerja seperti itu.
      Terima kasih 🙂

Jika ada pertanyaan, komentar, kritik dan saran...

error: